Mohon Ma’af sementara beberapa postingan terbaru di Blog https://mtsnturen.wordpress.com kami alihkan ke Facebook –> Petani IT , ada juga beberapa di Blog Saya yang lain di http://petanit.blogspot.com, terima kasih

Wassalam

Advertisements

Script ini saya buat karena VPN antar server yang ada di internet sering gangguan (down). Server berada di 3 Lokasi yang berjauhan yaitu Malang, Jakarta, dan Banjarmasin. VPN menggunakan L2TP Mikrotik pada saat VPN Client putus (down) biasanya routing juga akan down karena interface tidak ditemukan.

Khusus untuk routing yang down ini, di IP-ROUTE bisa di tambahkan opsi Check Gateway = PING untuk routingnya. Karena routing down otomatis NAT juga down karena tidak menemukan Interface. Nah Script ini nanti yang akan otomatis set interfacenya! ..
Langkah2 nya sebagai berikut:

1. Masuk di menu System Script kemudian Klik tanda +
Name: MyScript
Policy: Centang Semua
Source: /ip firewall nat set out-interface=<l2tp-JawaTimur> [find comment=JawaTimur] disabled=no
Klik Simpan / OK

2. Masuk di menu System Scheduler, Klikl tanda +
Name: MyJobs
StartDate: Sesuaikan
StartTime: Sesuaikan
Interval: 00:00:30     <– Akan di Kerjakan tiap 30 detik
On Event: MyScript    <– Sesuaikan dengan Nama Script yang ada di System Script
Policy: Centang Semuanya
Klik OK

3. Lakukan ujicoba dengan cara Masuk di menu PPP kemudian Active Connections kemudian hapus l2tp-JawaTimur, kemudian tunggu 30 detik .

Jika berhasil nanti otomatis interface di Nat nya juga akan berubah otomatis. Jangan lupa Comment di Natnya harus sama dengan Comment yang dipanggil di script. OK sampai disini dulu selamat mencoba!.

Program ini gratis lengkap dengan code dan source programnya. Bisa dikembangkan tanpa menyebut atau mencamtumkan nama saya tidak apa-apa, program ini Anda akui milik Anda juga tidak apa-apa (FULL IKHLAS/GRATIS tanpa Embel2) 🙂 . Program ini pernah saya kerjakan diwaktu senggang ketika mengajar di MTSN Turen.

Software ini menggunakan Visual Basic 6 dan database Ms. Access, menu-menu didalam program ini:

  • Pendaftaran Calon Siswa baru
  • Pendaftaran Asal Sekolah
  • Menu Petugas PSB
  • Kotak Pesan Inbox
  • Setting Database

Jika Anda berminat bisa di unduh di sini

Terima kasih semoga bermanfaat

Barusan dapat telp, dari customer. Dia tidak bisa login ke database oraclenya dan ada keterangan user tersebut expired (ORA-28001: The password has expired). Untuk meng-unlock user tersebut bisa menggunakan perintah berikut ini;

– Masuk ke terminal / console jika menggunkan OS Linux
– Kemudian jalankan perintah sqlplus /nolog
–  connect / as SYSDBA
– ALTER USER USER_NAME ACCOUNT UNLOCK;
– GRANT SYSDBA TO USER_NAME;

Terus coba login ke user tersebut dengan perintah ini:

–  CONNECT USER_NAME/anything

Kalau berhasil login, berarti untuk unlock user tersebut sudah berhasil, Kalau ingin semua user tanpa expired bisa menggunakan perintah ini –> ALTER PROFILE DEFAULT LIMIT PASSWORD_LIFE_TIME UNLIMITED; dengan perintah itu profile user default akan unlimited. Untuk menjaga kemanan database sebaiknya perintah life time ini tidak dilakukan.

OK sampai disini aja dulu ya,,
Wassalam

Entah penyebabnya apa, tiba-tiba server apache error dan ketika membuka log apache /var/log/httpd/error-log ada keterangan seperti berikut:

“Invalid argument: couldn’t grab the accept mutex”

Setelah di cek di http.conf, dan mencari kata mutex ternyata ada file berikut ini:

<IfModule prefork.c>
#AcceptMutex fcntl
StartServers 1120
MinSpareServers 400

Jadi Mutex tersebut masih tanda # atau belum di aktifkan, kemudian saya coba Mutexnya saya aktifkan dan apache servernya saya restart kembali dan Jreng Jreng.. ternyata berjalan normal. Penjelasan mengenai fungsi dari Mutex ini menyusul ya..mohon sabar.. 🙂

Wassalam

Menggunakan Operating System Linux untuk pekerjaan sehar-hari memang gampang-gampang susah dan penuh tantangan. OS Centos yang terpasang di Laptopku jarang saya gunakan karena ada beberapa kendala; suaranya belum bisa bunyi karena di Centos tidak menyediakan Codec MP3 yang di sediakan adalah Codec Ogg. Sedangkan file2 musik yang aku punya typenya masih MP3. File ini bisa didengarkan asal di convert dulu ke OGG tentu ini butuh waktu dan sedikit ribet.

Kendala kedua VPN Clientnya masih disable padahal pekerjaan tiap harinya aku butuh konek ke beberapa server yang tersebar di beberapa wilayah menggunakan VPN Client ini ( yang ini belum ketemu caranya harap maklum 🙂 ).

Akhirnya secara tidak sengaja aku menemukan repo yang menyediakan Codec untuk memutar file type MP3. Pertama buat file di /etc/yum.repos.d/linuxtech.repo . Kemudian paste teks dibawah ini:

[linuxtech]
name=LinuxTECH
baseurl=http://pkgrepo.linuxtech.net/el6/release/
enabled=1
gpgcheck=1
gpgkey=http://pkgrepo.linuxtech.net/el6/release/RPM-GPG-KEY-LinuxTECH.NET

Setelah itu buka file type MP3 nya dengan menggunakan soft pemutar MP3, bisa menggunakan soft ini Movie Player, Rhythmbox atau yang lain nanti akan muncul tombol SEARCH kemudian klik saja, nanti akan otomatis menginstall. Ok sampai disini dulu dan selamat bermusik ria 🙂 .
Wassalam

Supaya log yang tersimpan di /var/log/httpd tidak terlalu besar maka diperlukan memutar LOG. Dengan file log yang tidak besar maka untuk memonitornya jadi lebih mudah. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memutar log ini, salah satunya adalah dengan menginstall logrotate di server Centos.

Tapi kali ini kita akan membuat script sendiri untuk memutar log, cara kerja script ini adalah script ini akan merename dengan nama_file dengan keterangan tanggal kemarin kemudian membuat file log lagi setelah itu service HTTPD di restart. Berikut ini script sederhana tersebut:

#!/bin/bash
tglkemarin=$(date -d “-1 day” +%d_%m_%Y)
mv /var/log/httpd/error_log /var/log/httpd/error_log_$tglkemarin
mv /var/log/httpd/access_log /var/log/httpd/access_log_$tglkemarin

touch /var/log/httpd/error_log
touch /var/log/httpd/access_log
service httpd restart

Setelah script tersebut dibuat kemudian tambahkan di crontab untuk mengatur schedule alur putaran log nya. Demikian semoga bermanfa’at.

Wassalam