Pengertian kata Mount kalau menurut kamus adalah menempelkan. Perintah mount ini, termasuk perintah yang sering digunakan di Linux. Perintah ini digunakan untuk menempelkan atau mentautkan media (hardisk, flashdisk, MMC, MicroSD, dll) ke dalam directory yang kita inginkan. Dengan munculnya kernel Linux yang terbaru saat ini, untuk membaca media-media penyimpanan cukup mudah dan rata-rata plug and play jadi cukup ditancapkan saja. Media-media tersebut langsung dikenali atau langsung terbaca. Berbeda dengan kernel Linux yang lama, untuk membaca media seperti Flashdisk, harus compile kernel :).

Meskipun secara otomatis media-media langsung ter-mount namun adakalanya kita perlu, automount pada directory tertentu. Berikut ini syntak (cara penulisan) perintah mount:
- Lakukan perintah fdisk -l untuk melihat apakah device sudah terdeteksi apa belum, output dari fdisk kurang lebih tampilan seperti ini:

Device Boot      Start         End      Blocks   Id  System
/dev/sda1   *           1         256     2048000   83  Linux
Partition 1 does not end on cylinder boundary.
/dev/sda2             256       38500   307200000   83  Linux
/dev/sda3           38500       42580    32768000   82  Linux swap / Solaris
/dev/sda4           42580      121602   634745560    5  Extended
/dev/sda5           42580       96105   429944832   83  Linux
/dev/sda6           96106      121602   204797952   83  Linux

Nah dari tampilan diatas misalnya kita ingin me-mount atau mentautkan /dev/sda6 maka perintahnya bisa seperti ini
#mount /dev/sd6 /media
Perintah diatas akan mentautkan device /dev/sda6 ke directory media

Jika kita inginkan mount otomatis pada saat komputer menyala atau restart maka bisa ditambahkan di /etc/fstab, bisa seperti ini

/dev/sdb1              /var/disk/disk1A        ext4    defaults                1 2
//192.168.7.6/publicku /mnt/samba cifs username=coba,password=1234 0 0

Baris pertama perintah diatas akan mentautkan /dev/sdb1 ke direcrtory /var/disk/disk1A dengan filesystem ext4, khusus filesystem ini harus benar-benar tepat karena jika salah, komputer Anda tidak akan bisa booting karena filesystemnya salah.
Baris kedua perintah diatas digunakan untuk auto mount dengan media yang di share dari komputer lain. Sedangkan untuk me restart automount tanpa harus merestart komputer bisa menggunakan perintah mount -a.

OK sampai disini dulu ya, selamat mencoba, Wassalam
Ditulis oleh Guru TIK Honorer MTSN Turen

About these ads